Jumat, 10 Desember 2010

Last Year Diary

Akhir tahun yang menyedihkan tapi juga menyenangkan, di tahun 2010 ini banyak kejadian yang membuat diriku menjadi manusia yang tahu akan segala hal, tahun yang menjadikan aku semakin dewasa, tahun yang membuat aku mengerti apa itu C.I.N.T.A dan kata S.A.K.I.T.

huh...
kulewati semuanya dengan penuh keiklhasan dan kesabaran, banyak pengalaman yang aku dapat di tahun ini, ya... walaupun sedikit tapi itu sangat berarti bagiku,

awal tahun aku mengalami pedih yang tak menentu, meninggalkan seorang yang kusayang dan kucinta, semua itu terjadi begitu saja, dari mulutku terucap kata perpisahan kepadanya, entah hati ini rela atau tidak, entahlah...
di adalah sosok wanita penyayang yang bisa merubah hidupku jadi lebih baik, tapi entah bagaimana aku dengan mudahnya mengucap kata itu, sebenarnya berat rasanya untuk aku mengungkapkan rasa itu, tapi mungkin yang aku lakukan adalah hal terbaik untuk aku dan dia.

satu bulan berselang, tepatnya pada tanggal 22 Februari 2010, aku tidak menyangka ternyata keluargaku masih ingat akan hari ulang tahunku yang ke-18, tadinya aku tidak menyangka mereka akan ingat, tapi ya itulah kenyataanya,
sesampainya dirumah, orang tuaku menyuruhku untuk membuka lemari bajuku, ternyata didalamnya ada sebungkus kado, aku tidak tahu dari mana, dengan rasa penasaran yang dalam, aku buka kado itu, didalamnya tersimpan sebuah Gelas Mug Warna Biru yang merupakan warna kesukaanku, dan terselip selembar kertas ucapan Happy Birthday From Ayu Febriani Amaliaputri, aku sangat senang sekali, karena dia ternyata masih mengingatku.


di akhir maret 2010 dengan susah payah aku mengumpulkan uang untuk membeli sebuah sepeda motor matic yang menjadi idamanku saat itu, walau dari orang tua banyak yang melarang, tapi aku yakin, dengan kehadiran sepeda motor itu bisa membuat aku lebih nyaman untuk bepergian dan melaksanakan pekerjaanku,

pertengahan tahun 2010, aku coba untuk membuka hatiku kembali, tak kusangka ternyata adik kelas aku sendiri kecantol sama aku, hehe...
awalnya sempat nggak percaya, tapi ya mau gimana lagi, di coba ajah.
memang dari awal aku memang ragu sama dia, akibat ketidakpercayaan satu sama lain, ya kami pun sepakat untuk mengakhirinya, karena memang tidak ada kecocokan antara aku dan dia,

huhh..
ternyata tahun ini banyak sekali memori memori yang aneh tapi nyata, semoga bisa menjadikan suatu pengalaman dan pengetahuan yang sangat berharga bagi aku,
aku sangat berharap di tahun yang akan datang aku bisa menjadi manusia yang lebih. lebih pengetahuan, lebih pengalaman, lebih pintar, lebih cakep, lebih mapan, lebih sukses, lebih takwa, lebih beriman, lebih soleh, lebih kurus. hahaha.... ngga kepikiran kalo kurus, hehe..