Sabtu, 26 Februari 2011

My Birthday

Dear,

22 Februari 2011 tepatnya, tidak terasa makin pendek saja umurku, alhamdulillah wasyukurillah engkau masih memberiku kesempatan untuk terus beribadah padaMu,

Terima kasih yang tak terhingga untuk semua sahabat dan saudaraku, ya walau tahun ini ngga ada kejutan yang begitu spesial dan berbeda dari tahun sebelumnya, tapi aku sangat menikmati dan bersyukur akan pentingnya aku diberi teman yang bisa selalu menghibur dikala aku sedang ngga enak hati, thank you my Friends...

Harapanku kedepan, semoga aku bisa lebih meningkatkan lagi segala aktifitasku,tentunya aktifitas yang positif dan bermanfaat, amin...
ngga lupa berdoa biar cepet dapet pendamping, hehe... :DD

Sabtu, 12 Februari 2011

Entahlah

entahlah, apa yang menyelimuti perasaanku akhir-akhir ini, jarang tidur dirumah, jarang makan, jarang berkomunikasi dengan orang tua, dan sebagainya.

belakangan ini kepalaku dipenuhi oleh kabut hitam yang kelam yang menyelimuti seluruh jiwa dan menjerumuskan kepada hal-hal yang aneh, yang tidak seharusnya aku lakukan, mungkin karena DIA yang telah menghancurkan hatiku.

aku tidak tahu harus melakukan apa, yang jelas aku rela kalau memang dia bukan jadi milikku lagi, kenapa hal itu harus terulang untuk yang kedua kalinya?
mungkin aku yang egois, tapi ya itu yang aku rasakan, kenapa harus lebih mementingkan hal yang tidak penting, padahal bukannya aku melarang atau aku ingin mengurung dia, suatu hal yang harus DIA tau, aku melakukan semua itu bukan seperti apa yang DIA pikirkan, tapi untuk kebaikanNYA sendiri. suatu hal yang wajar kalau aku menegur dia untuk hal yang lebih berguna. tapi... ya mau gimana lagi? aku hanya bisa berkata " Yasudahlah "
semoga DIA bisa menemukan yang lebih baik dari yang sebelumnya.


apa mungkin ada sebab yang kedua?
suatu malam itu didalam kamarku dengan kondisi yang gelap gulita, aku melihat sesosok manusia sedang mencari sesuatu dikamarku, entahlah itu siapa, yang pasti dia orang yang tidak aku kenal, aku takut dia menginginkan barang berharga milikku yang tersimpan di dalam kamarku. selang beberapa menit, dengan suasana yang mencekam dan dihujani rasa takut yang amat sangat, aku mencoba untuk memberanikan diri untuk segera menyergap dia, dan meneriakinya "PENCURI", dan apa yang terjadi?
ternyata tidak ada tanda-tanda orang masuk atau apalah itu. aku jadi bingung, hanya seribu tanda tanya yang ada dalam pikiranku, sebenarnya yang tadi itu aku lihat apa?
mengapa bisa demikian? hanya Allah yang bisa menjelaskan.