belakangan ini kepalaku dipenuhi oleh kabut hitam yang kelam yang menyelimuti seluruh jiwa dan menjerumuskan kepada hal-hal yang aneh, yang tidak seharusnya aku lakukan, mungkin karena DIA yang telah menghancurkan hatiku.
aku tidak tahu harus melakukan apa, yang jelas aku rela kalau memang dia bukan jadi milikku lagi, kenapa hal itu harus terulang untuk yang kedua kalinya?
mungkin aku yang egois, tapi ya itu yang aku rasakan, kenapa harus lebih mementingkan hal yang tidak penting, padahal bukannya aku melarang atau aku ingin mengurung dia, suatu hal yang harus DIA tau, aku melakukan semua itu bukan seperti apa yang DIA pikirkan, tapi untuk kebaikanNYA sendiri. suatu hal yang wajar kalau aku menegur dia untuk hal yang lebih berguna. tapi... ya mau gimana lagi? aku hanya bisa berkata " Yasudahlah "
semoga DIA bisa menemukan yang lebih baik dari yang sebelumnya.
apa mungkin ada sebab yang kedua?
suatu malam itu didalam kamarku dengan kondisi yang gelap gulita, aku melihat sesosok manusia sedang mencari sesuatu dikamarku, entahlah itu siapa, yang pasti dia orang yang tidak aku kenal, aku takut dia menginginkan barang berharga milikku yang tersimpan di dalam kamarku. selang beberapa menit, dengan suasana yang mencekam dan dihujani rasa takut yang amat sangat, aku mencoba untuk memberanikan diri untuk segera menyergap dia, dan meneriakinya "PENCURI", dan apa yang terjadi?
ternyata tidak ada tanda-tanda orang masuk atau apalah itu. aku jadi bingung, hanya seribu tanda tanya yang ada dalam pikiranku, sebenarnya yang tadi itu aku lihat apa?
mengapa bisa demikian? hanya Allah yang bisa menjelaskan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar